Sekedar Goresan

Siapa Kangen Siapa

leave a comment »

di suatu senja
dibawah kabut putih selepas hujan
samar-samar namun jelas
muncul bayangmu yang lama menghilang
bukan hilang oleh rasa
namun oleh keadaan

apa kabarmu disana?
ah terdengar basa-basi
tapi biarlah
hanya kat-kata yang basi
tapi tak ada istilah basi untuk sebuah perasaan

tak kangenkah kau denganku?
entah kenapa aku begitu yakin
kau pun kangen denganku
aku yakin ada sesuatu yang tak mungkin kau lupa tentangku
biarlah, aku tak ingin kau munculkan rasa itu lagi
kau kangen denganku itu sudah cukup
jika kau kangen cukup kau katakan kangen

18:38 26.12’11

Written by elafiq

December 30, 2011 at 8:28 pm

Posted in Coretan

Hujan Belum Reda

leave a comment »

seharian ini hujan turun tanpa henti
ku menggigil terkurung dalam kamar
lamunan dan pikiran bebas melayang
menembus hujan
menerobos genangan
melayang diantara pesan-pesan perindu
mereka yang rindu kepada kekasihnya
seperti aku saat ini
aku yang merindu kekasih
yang kini entah dimana
yang kini bukan milikku
rintik yang turun adalah sembab merindunya
genangan air adalah rindu yang tak tahu kemana harus bermuara

hujan belum reda
mungkin juga tak akan reda
biarlah terus begini
temaniku merindunya

hujan belum reda
mungkin juga tak akan reda
hujan belum reda
biarlah terus begini

06.11’11 21:33

Written by elafiq

November 7, 2011 at 5:15 pm

Posted in Coretan

Rintik yang Hampa

leave a comment »

terdengar bising diantara riuh
tak sedikitpun hening kudapat
namun terdengar jelas satu kalimat
sebaris kalimat yang menyayat
’aku tanpamu’
hampa

hujan saat siang di 09.05’11

Written by elafiq

May 14, 2011 at 10:16 pm

Posted in Uncategorized

Mengeja Realita

leave a comment »

berkali-kali kucoba menerawang
menerjang batas-batas kenangan
meski terlihat namun tetap samar
kupaksa mengingat yang samar
otak berputar semakin cepat
belum juga kudapatkan
hingga mata turun sembab
belum juga kudapatkan

kemudian yang kurasakan adalah kosong
kosong yang berada diantara kenangan dan kenyataan
kosong adalah dilematis
tak hanya hadir saat harus bicara realita
juga saat harus menanggalkan cengkram kenangan

kini aku berada dititik yang bernama kosong
samar-samar membaca realita
dalam sembab berusaha mengeja realita
realita yang harus kubaca dan kusuarakan
bukan sembab yang bicara
biarkan sembab yang membisu

07.05.’11 19:12

Written by elafiq

May 8, 2011 at 3:06 am

Posted in Coretan

Malam Keberapa Tanpamu

leave a comment »

malam ini
meratapi kenangan terasa begitu sesak
sembab yang turun begitu menyayat
suara kicau seolah menertawakan
entah malam keberapa aku tanpamu

malam minggu
kemeja disertika parfumpun disemprotkan
menuju rumah sang pujaan
bercengkrama duduk berdua
kuselami apa yang kusebut rasa
bercerita apa saja yang bisa dijadikan cerita
tak ingin berhenti dengan apa yang disebut durasi
malam semakin larut pun aku harus pamit
berlanjut ucapan selamat tidur saat dirumah nanti

malam ini malam minggu
seorang diri duduk terpaku
mengingat kapan terakhir kerumahmu
malam ini tanpamu
entah malam keberapa aku tanpamu

07.05.’11 18:48

Written by elafiq

May 8, 2011 at 3:05 am

Posted in Coretan

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 605 other followers